Posts

NAFSU YANG TERSEMBUNYI.

Image
Nafsu Yang Tersembunyi Beberapa pakar sejarah Islam meriwayatkan sebuah kisah menarik, kisah Imam Ahmad bin Miskin, seorang ulama abad ke-3  dari kota Basrah, Iraq. Beliau bercerita: Aku pernah diuji dengan kemiskinan pada tahun 219 Hijriyah. Waktu itu, aku sama sekali tidak memiliki apa-apapun, sementara aku harus menafkahkan seorang isteri dan seorang anak. Himpitan hebat rasa lapar terbiasa mengiringi hari-hari kami. Maka aku bertekad untuk menjual rumah dan pindah ke tempat lain. Akupun berjalan mencari orang yang bersedia membeli rumahku. Bertemulah aku dengan sahabatku Abu Nashr dan kuceritakan keadaanku. Lantas, dia malah memberiku 2 lembar roti isi manisan dan berkata: “Berikan makanan ini kepada keluargamu.” Di tengah perjalanan pulang, aku berselisihan dengan seorang wanita faqir bersama anaknya. Tatapannya jatuh di kedua lembar rotiku. Dengan nada yang sayu dia memohon: “Wahai Tuan, anak yatim ini belum makan, tidak terdaya karena terlalu lama menahan rasa lapar yang men...

KESAKTIAN YANG SESUNGGUHNYA

Image
Kesaktian Yang Sesungguhnya “Tuanku, engkau bisa berjalan di atas air” murid-muridnya berkata dengan penuh kekaguman kepada Syeikh Jumadil Qubro.  “Itu bukan apa-apa. Sepotong kayu juga bisa,” Syeikh Jumadil Qubro menjawab.  Murid:  “Tapi engkau juga bisa terbang di angkasa.”  Syeikh Jumadil Qubro:  “Demikian juga burung-burung itu bisa,”  Murid:  “Engkau juga bisa bepergian ke Ka’bah dalam sedetik.” Syeikh Jumadil Qubro:  “Setiap Jin yang kuat pun akan mampu pergi dari India ke Demavand dalam waktu sedetik,”  Murid:  “Engkau juga kebal senjata dan kebal api. ”  Syeikh Jumadil Qubro:  "Batu karang dipantai pun bisa kebal seperti itu”  Murid:  “Kalau begitu, apa kehebatan seorang Manusia Sakti yang sebenarnya?” murid-muridnya ingin tahu. Syeikh Jumadil Qubro tersenyum lalu menjawab:  “Manusia sakti ialah mereka yang bisa menjaga hatinya agar tidak berpaling kepada sesuatu pun selain Allah, hatinya selalu bisa zikr...

Hakikat Diri

Image
  Asy-Syaikh Al-Arifbilah Qutub Abdul Rauf Al-Singkili Qaddasallahu Sirrahu menjelaskan Yang sebenar-benar diri itu ialah nyawa.   Yang sebenar-benar nyawa itu ialah Nur Muhammad Shalallahu Alayhi Wasallam. Yang sebenar-benar Nur Muhammad itu ialah Sifat. Yang sebenar-benar Sifat itu ialah Dzat. Bermula sebenar-benarnya diri itu ialah ruh, tatkala ia nasab sekalian tubuh nyawa namanya, tatkala keluar masuk nafas namanya, tatkala ia berkehendak hati namanya, tatkala ia ingin akan sesuatu nafsu namanya. Tatkala ia memilih akan  sesuatu ikhtiar namanya. Tatkala ia dapat memperbuat akan sesuatu akal namanya, dan Tatkala ia yakin akan sesuatu iman namanya. Dan pohon akal itu adalah ilmu. Inilah yg sebenar-benar diri. Hakikat Hidup Asy-Syeikh Al-Arifbiilah Ahmad Sirajul Huda berkata ; Bawahlah anda kedalam laut makrifat yg penuh ombak dan badai sehingga anda bisa mabuk karenanya. Mabuk disini artnya lenyap, hancur dan lebur kedalam hakikat hidup yg sebenarnya yaitu lebur kedala...

FOKUS

Image
Ada seorang anak yang setiap ibadah rajin ke Masjid, lalu suatu hari ia berkata kepada ibunya, "Bu mulai hari ini saya tidak mau ke Masjid lagi" "Lho kenapa?" sahut sang ibu. "Karena di Masjid saya menemukan orang-orang yang kelihatannya suci tapi sebenarnya tidak, ada yang sibuk dengan gadgetnya, sementara yang lain membicarakan keburukan orang lain". Sang ibu pun berpikir sejenak dan berkata, "Baiklah kalau begitu, tapi ada satu syarat yang harus kamu lakukan setelah itu terserah kamu". "Apa itu?" "Ambillah air satu gelas penuh, lalu bawa keliling Masjid, ingat jangan sampai ada air yang tumpah". Si anak pun membawa segelas air berkeliling Masjid dengan hati-hati, hingga tak ada setetes air pun yang jatuh. Sesampai di rumah sang ibu bertanya, "Bagaimana sudah kamu bawa air itu keliling Masjid?", "Sudah". "Apakah ada yang tumpah?" "Tidak". "Apakah di Masjid tadi ada orang yang sibu...

Sangat Penting Untuk Kita Melakukan Kejujuran

Image
Jujur merupakan suatu kata yang sederhana, dan kadang juga susah di terapkan dan juga pula memiliki arti yang sederhana, yaitu mengakui, berkata atau memberikan suatu pernyataan maupun informasi yang sesuai dengan kenyataan dan kebenaran. Kejujuran juga harus dilakukan atau di praktikan dalam kehidupan sehari-hari. Jujur merupakan sikap yang ada pada diri manusia. Akan tetapi kebanyakan manusia sulit menerapkan sikap jujur pada dirinya, serta saat ini jarang sekali orang yang benar-benar jujur. Sikap jujur harus ditanamkan pada diri sendiri, dan harus mulai diterapkan pada usia dini. Menerapkan sikap jujur pada anak di usia dini sangatlah penting, karena dengan menerapkan kejujuran pada anak, akan membiasakan anak untuk berkata dan bersikap jujur. Sikap jujur atau amanah merupakan salah satu sikap yang ada dan dimiliki nabi Muhammad SAW, nabi sendiri menerapkan kejujuran sejak beliau masih kecil. Bahkan pada saat nabi berdagang, beliau lebih mementingkan kejujuran di bandingkan dengan ...